Quality control pada Garment

Ada sebuah perusahaan yang membuat baju batik custom,
Pemesanan dibuat dengan sistim PO (Pesan dulu baru dibuatkan bajunya / tidak ready stok)
Satu customer dalam satu pemesanan bisa beberapa baju,
Tentu saja bila pemesanan itu banyak misalnya empat baju,
perusahaan akan memberikan ke beberapa penjahit agar pengerjaannya bisa lebih cepat.
Setiap penjahit apabila diberi tugas satu baju,
harus diselesaikan dengan melewati proses QC (Quality Control) oleh supervisor

operator memasukkan pesanan

Maka kita Buat Program dengan modul "Pengerjaan Penjahit"
cara kerja program pengerjaan penjahit adalah sebagai berikut
saat awal pesanan dimasukkan oleh operator dengan detil info dan catatan custom pelanggan (slide 2)

tekan tombol pengerjaan

Selanjutnya supervisor bagian produksi akan klik pada tombol Pengerjaan (slide3)
dan membagi tugas ke penjahit-penjahit yang akan mengerjakan.

bagi ke penjahit

Bila ada penjahit yang selesai mengerjakan, maka Supervisor produksi akan melakukan QC terlebih dahulu
apakah ada jahitan yang tidak tepat, apakah posisi kancing sudah seharusnya dst.
apabila lolos QC, maka supervisor produksi akan menandai dengan memasukan memasukkan data sudah diterima
beserta tanggalnya (Slide 4). bagian ini pula nantinya akan akan secara otomatis menandai
penjahit akan menerima pembayaran dari kerjaan yang baru diselesaikan pada akhir minggu.

memasukkan QC

Sistim akan menandai dengan warna hijau untuk barang yang sudah selesai
sehingga Supervisor Produksi bisa Fokus pada Barang-barang yang belum dikerjakan atau
belum selesai dikerjakan
Dan dia juga tahu barang tersebut dikerjakan oleh siapa
sehingga tidak harus bertanya kepada setiap penjahit.
Tentu saja hal ini akan Sangat efisien pada bagian produksi

info yang sudah di QC

Apa perusahaanmu sudah ada managemen dalam pembagian tugas seperti ini ?